Tentang Aceh

Aceh adalah sebuah daerah istimewa di Indonesia. Provinsi ini terletak di ujung utara Sumatera. Aceh memiliki keanekaragaman hayati terbesar di kawasan Asia Pasifik. Pantai, panorama bawah laut, hutan, sejarah, dan budaya Aceh adalah cerita-cerita yang Anda sampaikan akan terlalu bagus untuk menjadi kenyataan serta terlalu berharga untuk dilewatkan.

Transportasi

Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda adalah gerbang utama wisatawan di Provinsi Aceh. Terletak tidak jauh dari pusat kota Banda Aceh, bandara ini melayani rute penerbangan Aceh ke dan dari sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Jakarta. Bandara ini juga melayani rute internasional, misalnya Malaysia dan rute penerbangan ke daerah-daerah sekitar Aceh, seperti ke Meulaboh.
Bandara Internasional Kuala Namu di Medan melayani lebih banyak rute penerbangan internasional daripada bandara di Aceh. Dari Bandara Kuala Namu, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Aceh dengan pesawat atau bus. Bis umum lintas provinsi juga tersedia menghubungkan Aceh dengan sejumlah kota, seperti di Medan, Padang, Jambi, Bandar Lampung, dan Pulau Jawa.
Selain itu, bepergian ke Aceh dengan kapal laut juga memungkinkan, seperti dari Jakarta, Bangka Belitung, dan Medan.

12 Tempat Paling Menakjubkan di Aceh

Aceh merupakan provinsi paling barat di Indonesia. Banyak objek wisata di Aceh yang menyimpan panorama indah, goresan sejarah hingga keragaman budaya. Berikut adalah 12 lokasi wisata menarik di Aceh yang patut dikunjungi.

Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman

Salah satu bangunan yang selamat dari tsunami Aceh di tahun 2004. Dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1612, bangunan utama berwarna putih dengan kubah hitam besar dikelilingi oleh 7 menara. Kesan megah dengan adanya kolam besar dan pancuran air di bagian depan yang mengingatkan pada Taj Mahal India.

Tugu Nol Kilometer

Tugu Nol Kilometer

Berkunjung ke Aceh kurang lengkap bila Anda tidak mendatangi Tugu Nol Kilometer. Tugu ini terletak sekitar 30KM dari Kota Sabang. Kota Sabang sendiri berada di Pulau Weh yang memiliki keindahan bawah laut yang memukau. Jangan lupa untuk mengambil sertifikat bukti kalau Anda telah mencapai Kilometer Nol Indonesia.

Pulau Rubiah

Pulau Rubiah

Pulau Rubiah adalah bagian dari Sabang, tepatnya berada di sebelah barat laut Pulau Weh, sekitar 250 meter dari Pantai Iboih. Anda bisa menyelam dan snorkeling untuk menikmati keindahan aneka ikan tropis serta terumbu karang warna-warni.

Pantai Iboih

Pantai Iboih

Terletak di sebelah barat Pulau Weh, Pantai Iboih sebenarnya merupakan pelabuhan untuk menuju ke Pulau Rubiah. Air lautnya jernih dan memiliki warna gradasi hijau biru ditambah hamparan pasir putihnya yang bersih dan dikelilingi oleh hutan lindung.

Pantai Lampuuk

Pantai Lampuuk

Berada di Lhoknga, Aceh Besar, pantai ini juga dikenal sebagai Pantai Kuta di Aceh. Pantai ini memiliki garis pantai sepanjang 5 km dengan pasir putih lembut dan tebing karang di ujung pantai. Anda bisa berselancar, berjemur, berenang, banana boat, atau melihat pelestarian penyu.

Pantai Lhoknga

Pantai Lhoknga

Berada tak jauh dari Pantai Lampuuk. Tempat wisata ini berjarak sekitar 20 km dari Banda Aceh. Pasirnya luas dan landai dengan pepohonan rindang di sekelilingnya. Pantai Lhoknga memiliki ombak dengan ketinggian 1,5–2 m yang cocok untuk berselancar.

Pantai Ulee Lheue

Pantai Ulee Lheue

Spot yang tepat untuk memancing dan hanya berjarak 3 km dari pusat Kota Banda Aceh, di Kecamatan Meuraxa. Anda juga bisa menyewa perahu nelayan untuk berlayar di lautnya atau duduk santai di tepian pantai menikmati jagung bakar.

Air Terjun Blang Kolam

Air Terjun Blang Kolam

Air Terjun Blang Kolam terletak di Desa Sidomulyo, Aceh Utara, dan bisa ditempuh dalam waktu 30 menit dari Lhokseumawe. Di sini, Anda bisa melihat air terjun kembar dengan tinggi 75 meter yang dikelilingi oleh pepohonan rindang.

Danau Laut Tawar

Danau Laut Tawar

Terletak di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah. Luasnya seperti laut dan airnya tidak asin. Danau ini menjadi sumber air yang dimanfaatkan tidak hanya oleh masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah dan sekitarnya. Dua bukit yang mengapit danau ini, semakin memperlihatkan keindahan danau.

Museum Tsunami

Museum Tsunami

Museum Tsunami dibangun pada tahun 2009 untuk mengenang  korban meninggal akibat bencana tsunami tahun 2004. Banyak benda-benda sisa bencana yang dipajang, seperti sepeda milik korban. Selain itu juga ada foto korban meninggal dan cerita kesaksian korban selamat juga alat simulasi elektronik gempa bumi.

Kapal Apung

Kapal Apung

Satu lagi jejak tsunami tahun 2004 di Aceh. Kapal Apung difungsikan sebagai pembangkit listrik di lepas pantai. Saat tsunami datang, kapal tersebut terbawa gelombang laut hingga ke tengah pemukiman warga. Kapal berbobot 2.500 ton dengan panjang 63 meter bergeser ke darat, sekitar 5 km dari tempat semula.

Pantan Terong

Pantan Terong

Bukit yang biasa digunakan untuk melihat keindahan Aceh Tengah dari atas. Tempat wisata ini berada di ketinggian 1.830 meter di atas permukaan laut. Jangan lupa membawa jaket dan baju hangat karena udaranya cukup dingin jika Anda ingin ke sana.

Tips Saat Berwisata ke Aceh

Aceh merupakan sebuah daerah istimewa di Indonesia yang memiliki sejumlah otonomi khusus, termasuk regulasi yang mengarah ke Syariat Islam. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda mengumpulkan informasi hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan di Aceh.

  • Mengenakan pakaian rapi. Hindari pakaian terbuka atau ketat untuk pria maupun wanita. Dengan mengenakan pakaian rapi dan menutupi aurat, berarti Anda telah menghormati hukum dan masyarakat Aceh. Untuk wanita, gunakan penutup kepala. Untuk yang muslim, kerudung atau jilbab adalah kewajiban.
  • Pria dan wanita dilarang berada di ruang terbuka pada jam tertentu di malam hari jika keduanya bukan suami-istri. Tapi kalau beramai-ramai, masih diperbolehkan. Bagi suami-istri, tak ada salahnya membawa buku nikah.
  • Bagi wanita, jangan duduk di sepeda motor layaknya pria saat dibonceng.
  • Bawalah tabir surya untuk melindungi Anda dari teriknya matahari.
  • Pesanlah penginapan atau tiket pesawat jauh-jauh hari.
  • Perhatikan pula anggaran biaya liburan Anda, terutama bagi yang ingin ke Pulau Weh atau Pulau Rubiah.
  • Susun pula jadwal perjalanan sebaik-baiknya dan hindari penggunaan rute yang sama beberapa kali, atau pesan paket wisata untuk menghindari masalah.